Khamis, 15 September 2011

REMUK




Air penawar sudah pun tawar
hati lara bercalar balar
kemana arah jauh tersasar
dunia dipandang semakin pudar

hati merajuk tiada terpujuk
bagaikan debu dicelah ceruk
perasaan laksana menjadi jeruk
umpama sudah kusut dan remuk

dirawat sudah tidak terubat
bila teringat hilang semangat
putus asa mencapai hajat
gunung yang tinggi hendak di lompat

hidup ku bagai hancur musnah
jiwa resah bertambah parah
luka berdarah bengkak bernanah
bagai kudis berganti barah

hendak ku hulur tiada yang sudi
harap simpati tiada menjadi
yang ditunggu tak kunjung lagi
harapan dinanti bawa ke mati

Tiada ulasan:

Catat Ulasan